Kamis, 27 Oktober 2016

CARA INSTAL WINDOWS XP DI VM

Cara Install Windows XP di VMware Player Dengan Mudah dan Lengkap

Cara Install Windows XP di VMware Player Dengan Mudah dan Lengkap
Kemarin saya sudah membagikan bagaimana cara menginstall Windows 8.1 di VMware, nah kali ini saya akan kembali membagikan tutorial bagaimana cara install Windows XP di VMware. Jika ada yang belum tahu VMware itu apa, ada baiknya kalian baca terlebih dahulu disini.
Berikut alat-alat yang dibutuhkan :
1. Software VMware Player [ Download Disini ]
2. File ISO Windows XP [ Download Disini ]
Jika dibandingkan dengan menginstall Windows 8.1 di VMware Player, menginstall Windows XP di VMware memakan waktu lebih lama kurang lebih 1 jam-an hingga installasi selesai. 
Berikut tutorialnya :
1. Install VMware Player hingga selesai. VMware Player adalah software gratis, jadi tidak butuh serial number lagi untuk menjalankannya.
2. Buka VMware Player lalu pilih Create New Virtual Machine

Cara Install Windows XP di VMware
3. Disitu nanti akan terdapat 3 buah pilihan, jika kalian memiliki file ISO Windows XP, maka pilih saja Installer Disc Image File. Nantinya VMware Player akan secara otomatis mendeteksi file ISO kalian sebagai Windows XP ( disini saya menggunakan Windows XP Professional ) dan VMware Player pun akan menggunakan metode Easy Install. Jika sudah klik Next.
Cara Install Windows XP di VMware
4. Setelah klik next, maka akan muncul tampilan yang akan digunakan untuk memasukkan serial number Windows XP. Jika kamu punya, tinggal masukkan saja serial numbernya langsung disini. Disini saya tidak memasukkan serial numbernya dan langsung klik Next.

5. Tampilan dibawah digunakan untuk memberi nama Virtual Machine yang akan diinstall, kalian bisa bebas memilih namanya. Dan jika sudah klik Next.

Cara Install Windows XP di VMware
6. Tampilan dibawah adalah untuk menentukan kapasitas harddisk untuk Windows XP yang nantinya akan diinstall di VMware kita. Disini saya hanya memberikan ukuran Harddisk 10GB saja. Jika kalian mau lebih silakan saja (bebas) :). Dan jika sudah klik Next.

Cara Install Windows XP di VMware
7. Selanjutnya adalah mengatur spesifikasi untuk hardware Windows XP kita. Jika kalian belum tahu, spesifikasi minimum Windows XP adalah sebagai berikut :
-Prosessor : Pentium dengan kecepatan 233-megahertz
-RAM : 128 MB
-Harddisk Kosong : 1.5 GB
-Ukuran Layar : Super VGA (800 x 600) 
Dipengaturan RAM ( Memory ) dibawah, sebelumnya saya hanya memberikan RAM 512MB, namun saya merubahnya, caranya klik Customize Hardware

Cara Install Windows XP di VMware
8. Setelah klik Customize Hardware, maka akan muncul tampilan dibawah, tinggal ubah saja RAM-nya seperti yang kita mau. Peringatan ! pastikkan RAM yang ada di OS VMware ( biasa disebut dengan Guest ) harus lebih kecil daripada RAM untuk Host ( OS kita sebenarnya ). Maksudnya bergini, kita memiliki PC dengan spesifikasi RAM 4 GB, dan ingin menginstall Windows 7 didalamnya, maka Windows 7 yang ada di VMware tersebut harus memiliki RAM dibawah 4 GB ( bisa 2 GB or 1 GB ). Karena apabila RAM yang dimiliki Guest & Host sama atau lebih besar Guest daripada Host, maka akan membuat PC kamu lambat. Jika sudah klik Close.

Cara Install Windows XP di VMware
9. Lihat ! setelah diatur, RAM Windows XP saya berubah menjadi 1 GB ( 1024 MB ) dan klik Finish untuk memulai Installasi Windows XP. 
Cara Install Windows XP di VMware
11. Nah dilangkah 11 ini sebenarnya yang perlu kita lakukan hanyalah menunggu hingga installasi selesai. Disini saya sengaja menyertakan gambar-gambar dari proses installasi Windows XP di VMware. Seperti yang sudah saya bilang diatas, installasi Windows XP memakan waktu yang lebih lama daripada Windows 7 atau Windows 8. Maka, kalian siapkan kopi + kue kering saja untuk menemani menunggu hingga installasi selesai :D.
[ KLIK 2X UNTUK MEMPERBESAR GAMBAR ]

Cara Install Windows XP di VMware
[ KLIK 2X UNTUK MEMPERBESAR GAMBAR ]

Cara Install Windows XP di VMware
[ KLIK 2X UNTUK MEMPERBESAR GAMBAR ]

Cara Install Windows XP di VMware
[ KLIK 2X UNTUK MEMPERBESAR GAMBAR ]

Cara Install Windows XP di VMware
[ KLIK 2X UNTUK MEMPERBESAR GAMBAR ]

Cara Install Windows XP di VMware
[ KLIK 2X UNTUK MEMPERBESAR GAMBAR ]

Cara Install Windows XP di VMware
[ KLIK 2X UNTUK MEMPERBESAR GAMBAR ]

Cara Install Windows XP di VMware
12. Tampilan dibawah ini adalah tampilan setelah restart untuk pertama kali, dan disinilah bagian yang paling lamanya. Kurang lebih memakan waktu 1 jam ( tergantung kecepatan prosessor kalian ).
 [ KLIK 2X UNTUK MEMPERBESAR GAMBAR ]

Cara Install Windows XP di VMware
[ KLIK 2X UNTUK MEMPERBESAR GAMBAR ]

Cara Install Windows XP di VMware

[ KLIK 2X UNTUK MEMPERBESAR GAMBAR ]

Cara Install Windows XP di VMware
[ KLIK 2X UNTUK MEMPERBESAR GAMBAR ]
Cara Install Windows XP di VMware
13. Setelah beberapa lama, kalian akan disuruh memasukkan serial number Windows XP sesuai dengan edisi Windows XP yang kalian install. Jika kalian sudah memasukkan serialnya dilangkah ke-4 diatas, langkah ini bisa dilewati, namun jika tidak, maka kalian akan disuruh memasukkan serial numbernya. Masukkan serial number Windows XP yang kalian punya dan klik Next setelah itu tunggu lagi hingga selesai.
[ KLIK 2X UNTUK MEMPERBESAR GAMBAR ]

Cara Install Windows XP di VMware
 [ KLIK 2X UNTUK MEMPERBESAR GAMBAR ]

Cara Install Windows XP di VMware
 [ KLIK 2X UNTUK MEMPERBESAR GAMBAR ]

Cara Install Windows XP di VMware
14. Masih menunggu...
 [ KLIK 2X UNTUK MEMPERBESAR GAMBAR ]

Cara Install Windows XP di VMware
 [ KLIK 2X UNTUK MEMPERBESAR GAMBAR ]

Cara Install Windows XP di VMware
[ KLIK 2X UNTUK MEMPERBESAR GAMBAR ]
Cara Install Windows XP di VMware
15. Jika sudah selesai, maka Windows XP akan restart kembali untuk kedua kalinya, kemudian Windows XP akan mengatur konfigurasi ya secara otomatis (dibagian ini jangan diutak-atik ya :p ).
[ KLIK 2X UNTUK MEMPERBESAR GAMBAR ]
Cara Install Windows XP di VMware
[ KLIK 2X UNTUK MEMPERBESAR GAMBAR ]
Cara Install Windows XP di VMware
[ KLIK 2X UNTUK MEMPERBESAR GAMBAR ]
 Cara Install Windows XP di VMware
16. Karena kalian menginstall Windows XP di VMware Player, biasanya VMware akan menginstall VMware Tools yang akan meningkatkan kinerja antara Windows XP ( guest ) dengan OS yang kamu punya. VMware Tools ini hanya memakan beberapa menit, jika kalian tidak ingin menginstallnya cukup klik cancel saja, namun ditutorial ini saya menginstallnya hingga selesai.
 [ KLIK 2X UNTUK MEMPERBESAR GAMBAR ]
Cara Install Windows XP di VMware
[ KLIK 2X UNTUK MEMPERBESAR GAMBAR ]
Cara Install Windows XP di VMware
17. Selesai deh, sangat mudah bukan ?
 [ KLIK 2X UNTUK MEMPERBESAR GAMBAR ]

Cara Install Windows XP di VMware

Sabtu, 28 Mei 2016

Permasalahan Pada PC dan Cara Mengatasinya



troubleshooting komputer


Assalamu'alaikum wr. wb.

iyaa kali ini mimin mau share tentang apa saja sih permasalahan pada pc dan cara mengatasinya, iya langsung saja ke topik.



1. Masalah pada Motherboard
Gejala : Setelah dihidupkan, tidak ada tampilan di monitor, lampu indikator (led) di panel depan menyala, lampu indikator (led) monitor berkedip-kedip, kipas power supply dan kipas procesor berputar, tidak ada suara beep di speaker.
Solusi : Langkah pertama lepas semua kabel power yang terhubung ke listrik, kabel data ke monitor, kabel keyboad/mouse, dan semua kabel yang terhubung ke CPU, kemudian lepas semua sekrup penutup cashing. Dalam keadaan casing terbuka silahkan anda lepaskan juga komponen-komponen lainnya, yaitu kabel tegangan dari power supply yang terhubung ke Motherboard, harddisk, floppy, hati-hati dalam pengerjaannya jangan terburu-buru. Begitu juga dengan Card yang menempel pada Mboard (VGA, Sound atau Card lainnya).


2. Masalah pada Harddisk
Gejala : Pada saat CPU dinyalakan kemudian melakukan proses Post setelah itu proses tidak berlanjut dan diam beberapa saat tidak langsung masuk ke operating system, dan kemudian di layar monitor ada pesan “harddisk error, harddisk Failur, setelah itu muncul pesan “press F1 to continou” setelah kita menekan tombol F1 tidak masuk Operating system dan muncul pesan “Operating system not found”.
Solusi : Periksa kabel tegangan.


3. Mengatasi Masalah Pada CD/DVD/ROM/RW
Gejala : Jenis kerusakan yang biasa ditemui :
1. Tidak terdeteksi di windows
2. Tidak bisa keluar masuk CD
3. Tidak bisa membaca/menulis/hanya bisa membaca saja. (CD)
4. Tidak bisa membaca/menulis/write protect (Floppy disk)[/QUOTE] [QUOTE]Solusi :
1) Periksa kabel data dan kabel tegangan yang masuk ke CD-floppy, perikas di setup bios apakah sudah dideteksi? sebaiknya diset auto. Periksa apakah led menyala, jika tidak kerusakan di Controllernya.
2) Kerusakan ada pada mekanik motor atau karet motor.
3) Kerusakan Biasanya pada optik, tetapi ada kemungkinan masih bisa diperbaiki dengan cara men-set ualng optik tersebut.
4) Head Kotor, bisa dibersihkan menggunakan Cutenbud.

  12. Pointer Mouse Selalu Meloncat-Loncat
Cara Mengatasinya – mouse kotor segera di Bersihkan (khususnya pada sensor mouse).

13. Komputer Sering Crash
 
Cara Mengatasinya : – cek semua posisi kabel, hardware, dan juga tegangan pada casing, cek suhu pada CPU dan jua cek ram, processor dan juga vga.


14. Bila Produsen MetherBoard(MB) Tidak Diketahui
Cara Mengatasinya : – buka casing, dan cek CPU anda biasanya sebuah MB memiliki label produsen yang sekaligus berisi spesifikasi tipe Mbnya. – Lihat pada manual book – Cari data Mb lewat internet, cocokan ID yang tercetak pada sticker board denan daftar yang terdapat pada situs http://transition.fcc.gov/oet/ea/fccid/, dan cari daftar nomor ID yang dikeluarkan oleh lembaga perijinan untuk perangkat elektonik di Amerika – Gunakan software analisa, seperti sandra99 dll.


15. Lupa Password BIOS
Cara Mengatasinya : – Cabut batterey cmos pada cpu – Atau dengan cara emncoba menebak beberapa password default untuk beberapa produsen bios misalkan AMI dan AWARD (contoh : A.M.I, AMI, AMI_SW, ALLY, 589589 dll).


16. Jam dan setting tanggal BIOS Selalu Berubah-Rubah
Cara Mengatasinya : – batteray cmos sudah tidak berfungsi (mati), ganti dengan batteray yang baru.


17. Menambah Perangkat Hardware Baru, Tapi Tidak Terdeteksi Oleh BIOS
Cara Mengatasinya : – Kemungkinan besar bios anda sudah kuno sehingga tidak dapat mendeteksi hardware yang baru, maka segera update bios anda (bisa download melalui internet, mis : www.windrivers.com).


18. Melacak Kerusakan Card Pada MB
Cara Mengatasinya : – cobalah dengan mencabut dan menancapkan beberapa card pada MB anda – jika booting berhasil maka card anda tidak bermasalah begitu juga sebaliknya.


19. Pasang Processor Baru Tp Tidak Terdeteksi
Cara Mengatasinya : – cek apakah anda sudah memasang processor denan benar – cek apakah posisi jumper pada processor sudah benar (tentang jumper pada processor bisa anda priksa pada manual booknya).


20. Crash Setelah Memasang RAM Baru
Cara Mengatasinya : – kemungkinan ram yang anda pasang tidak kompatibel dengan komputer anda (cabut ram tersebut).


21. Menambah RAM Tapi Tidak Terdeteksi
Cara Mengatasinya : – Lakukan pengecekan seperti ketika kasus sebelumnya – Pastikan slot yan dipakai sesuai, misalnya : SD RAM memiliki slot yang hampir sama dengan RD RAM tetapi RD RAM, tidak bisa terdeteksi meskipun bisa dipasang pada slot jenis SD RAM.


22. Setelah Menambah RAM Proses Komputer Manjadi Semakin Lambat
Cara Mengatasinya : – perhatikan batas kapasitas ram anda, misalnya ram jenis EDO batas maksimalnya adalah 64 MB, maka ketika dipaksakan untuk ditambah maka komputer anda menjadi semakin lambat.



23. Virtual Ram
Cara Mengatasinya : – klik kanan icon My computer, pilih propertis, kemudian pilih tab performance dan klik VIRTUAL MEMORY – pilih item let me specify my own virtual memory setting (pilih HD yang akan digunakan sebagai virtual memory) – klik OK.


24. Monitor Tidak Mau Nyala
Cara Mengatasinya : – pastikan semua kabel power maupun konektor yang berhubungan dengan monitor ok – pastikan juga pin yang ada pada port VGA masuk dengan sempuran tidak ada yang bengkok apalagi tidak masuk semua/salah satu pin ke port VGA – pastikan juga VGA card anda ok.


25. Monitor Menjadi Gelap Saat Loading Windows
Cara Mengatasinya : – kemungkinan disebabkan karena setup driver untuk monitor tidak tepat(setting frekuensinya terlalu tinggi) – masuk dulu ke dalam kondisi safe mode (tekan F8) – install ulang driver VGAnya.




iya itu adalah beberapa contoh permasalahan pc dan cara mengatasinya, semoga bermanfaat bagi anda ..

Wassalamu'alaikum wr. wb. 





Cara Mengatasi 11 Masalah Komputer yang Sering Terjadi










Cara Mengatasi 11 Masalah Komputer yang Sering Terjadi
Asalamu'alaikum wr. wb.
Ada banyak sekali masalah yang bisa terjadi di komputer, dan seringkali kita mungkin kebingungan saat masalah tersebut hadir di komputer kita. Membawanya ke servis komputer memang seringkali menyelesaikan masalah, tetapi kita memang harus membayar sejumlah biaya. Namun jika kita bisa menyelesaikannya sendiri dengan mudah, kenapa tidak? Di artikel ini WinPoin akan memberikan cara mengatasi 11 masalah komputer yang sering terjadi. Siap?

Persiapan


Update Windows

Apapun masalah komputer yang kamu hadapi seringkali bisa diselesaikan dengan melakukan update Windows. Yup, ini memang terdengar sangat simple tetapi hal ini benar. Windows memiliki banyak sekali bug dan masalah sampai Microsoft secara rutin mengeluarkan update dan patch setiap bulannya.
Cara Mengatasi 11 Masalah Komputer yang Sering Terjadi
Dengan melakukan update Windows, kamu sudah menghilangkan ratusan bahkan ribuan penyebab timbulnya masalah di komputer.

Scan Komputer

Berbagai permasalahan juga seringkali disebabkan oleh infeksi virus dan malware. Oleh karena itu update antivirus kamu dengan database yang paling baru dan lakukan full scan untuk memastikan tidak ada virus dan malware yang menginfeksi komputer.

Masalah 1: Komputer Terasa Lambat

Inilah masalah yang paling sering dialami oleh pengguna komputer. Tiba-tiba loading komputer lambat, membuka software lambat, dsb. Jika kamu mengalami hal ini, maka teliti apakah space hardisk terlalu penuh. Bersihkan hardisk dari file-file yang sudah tidak dibutuhkan lagi agar komputer bisa “bernafas” lega.
Cara Mengatasi 11 Masalah Komputer yang Sering Terjadi
Gunakan juga fitur Disk Cleanup yang sudah ada di Windows untuk menghapus file-file sampah yang tidak berguna.
Selain itu coba cek startup program di Run -> msconfig -> startup, dan disable software yang tidak diperlukan dari daftar startup program. Terlalu banyak program yang di load saat startup inilah yang seringkali menyebabkan komputer terasa lembat.

Masalah 2: Download Terasa Lambat

Jika kamu merasa proses download atau membuka website terasa lambat, maka cek apakah ada program background yang sedang berjalan dan menggunakan koneksi internet. Windows Update, Antivirus Update, sinkronisasi email client, dsb terkadang membuat proses download menjadi lambat. Tunggu proses tersebut selesai dan kecepatan internet akan kembali normal.
Uji kecepatan internet dengan SpeedTest.net. Jika kecepatan internet tidak sesuai dengan paket yang kamu gunakan, dan internet terasa lambat, coba restart modem atau rooter. Matikan sejenak dan lepas dari power jika perlu. Setelah beberapa menit nyalakan kembali dan lihat apakah koneksi internet sudah kembali normal.
Terkadang download yang lambat juga bukan disebabkan oleh komputer, melainkan oleh ISP. Jadi hal pertama yang dilakukan adalah melihat akun support dari ISP tersebut apakah ada pengguna lain mengeluhkan hal yang sama. Speedy misalnya, mereka memiliki akun Twitter yang seringkali bisa menjadi tempat bagi kita untuk melihat apakah Speedy sedang bermasalah atau tidak.
Cara Mengatasi 11 Masalah Komputer yang Sering Terjadi
Jika lambatnya internet terasa tidak wajar dan sering putus-putus, lihat apakah router, modem, dan kabel network berjalan dengan normal. Internet yang bermasalah terkadang disebabkan oleh router dan modem yang mulai rusak.

Masalah 3: Komputer Restart Terus Menerus

Untuk mengatasi masalah ini pastikan Windows dalam keadaan up to date. Update antivirus dan scan komputer secara menyeluruh. Virus dan bug Windows terkadang menyebabkan restart secara tiba-tiba.
Selain itu overheat juga seringkali menjadi penyebabnya. Bersihkan komputer terutama di bagian ventilasi, bersihkan dari debu, dan lihat apakah fan masih berputar dengan normal. Komputer akan restart / mati secara otomatis jika mengalami overheat.
Driver yang bermasalah juga bisa menjadi penyebab restart yang terus menerus. Download driver terbaru dari situs officialnya, mulai driver graphic card, motherboard, network card, dsb. Install driver versi up to date tersebut.

Masalah 4: Munculnya Pop-up di Desktop

Hal ini disebabkan oleh adware yang terinstall bersama software-software tertentu. Terkadang ada software tertentu yang menawarkan solusi seperti PC Speed-up, PC Speed Pro, dan nama yang mirip dengan itu. Beberapa software tersebut mungkin memang berguna, tetapi banyak juga yang tidak berguna dan malah menimbulkan masalah (adware,dsb)
Untuk mengatasi adware tersebut, scan komputer kamu menggunakan antivirus yang kamu gunakan dan MalwareBytes Anti-malware.

Masalah 5: Wi-Fi Bermasalah

Mungkin kamu sering mengalami Wi-Fi yang sering terputus dan bermasalah? Pastikan komputer kamu mendapatkan sinyal Wi-Fi yang kuat. Pastikan juga driver wireless card kamu sudah up to date. Setelah itu gunakan fitur Troubleshoot Problem dengan klik kanan icon Wi-Fi di taskbar dan pilih Troubleshoot Problems.

Masalah 6: Masalah Website Security Certificate

Seringkali ketika membuka website tertentu akan muncul masalah seputar security certificate. Hal ini biasanya disebabkan oleh jam komputer yang salah. Atur kembali jam di komputer hingga menunjukkan waktu yang tepat. Jika jam terus berubah setelah komputer dimatikan, mungkin baterai CMOS komputer kamu sudah habis sehingga kamu perlu menggantinya.
Selain itu bersihkan cache dan cookies browser kamu menggunakan CCleaner. Hal ini seringkali bisa menyembuhkan masalah security certificate saat browsing ke website-website tertentu.

Masalah 7: Printer Tidak Mau Nge-Print

Pastikan driver printer kamu up to date, tinta printer masih cukup, dan printer tidak rusak. Coba matikan dan nyalakan lagi printer. Bila perlu lepas printer dari komputer, restart komputer, dan hubungkan lagi printer tersebut ke komputer. Pastikan juga status printer kamu tidak dalam status Offline.

Masalah 8: Tidak Bisa Membuka Attachment Email

Biasanya attachment email tidak bisa dibuka karena kamu tidak memiliki software untuk membukanya. Lihat tipe file dari attachment tersebut dan install software yang digunakan untuk membukanya. Misalnya saja Jika file berupa PDF, install PDF reader.

Masalah 9: Software Favorit Tidak Berjalan di PC Baru

Jika software favorit kamu tidak berjalan di PC baru, coba lihat apakah software tersebut kompatibel dengan sistem PC baru tersebut. Banyak software untuk Windows XP tidak bisa berjalan di Windows 8. Beberapa software juga memerlukan aplikasi lain untuk bisa berjalan. Misalnya saja ada software yang butuh .NetFramework, Java, atau Flash agar bisa berjalan dengan normal.
Pastikan semua kebutuhan software tersebut terpenuhi dan software tersebut kompatibel dengan PC baru kamu. Jika tidak, maka segera cari alternatif software yang memiliki fungsi serupa.

Masalah 10: Sistem Corrupt/Error

Jika sistem operasi komputer kamu mengalami corrupt atau error, mungkin ada file system yang terhapus atau rusak. Siapkan DVD instalasi dan lakukan repair otomatis.
Kamu juga bisa membuka Command Prompt dengan Run As Administrator, lalu menjalankan command sfc /scannow
Command tersebut akan melakukan pengecekan sistem dan mengganti file sistem yang rusak dengan yang baru.

Masalah 11: USB Tidak Terdeteksi

Seringkali ketika menancapkan flashdisk, smartphone, atau perangkat lainnya melalui USB, perangkat tersebut tidak terdeteksi atau “not recognized”. Untuk mengatasinya pastikan driver yang terinstall di komputer kamu sudah up to date.
Matikan komputer dan lepas dari kabel power. Jika laptop matikan lalu lepas baterai dan kabel power. Biarkan selama 30 menit dan nyalakan lagi. Hal ini biasanya akan mengatasi permasalahan tersebut.
Itulah cara mengatasi 11 masalah komputer yang sering terjadi..tanpa biaya, tanpa ribet, dan bisa dilakukan sendiri di rumah. Semoga bermanfaat ;)

wasalamu'alaikum wr. wb.

Sumber

Minggu, 22 Mei 2016

Melakukan perawatan PC





1.   Casing :
Gambar 2.1 Casing
Casing adalah sebuah kekuatan dan keindahan sebuah komputer secara fisik terletak pada casing PC. Pada casing PC biasanya terdapat power supply, fan dan led indikator beserta saklar atau tombol-tombol power dan reset. Permasalahan yang sering terjadi dalam case komputer adalah debu yang terbawa oleh fan casing komputer itu sendiri atau sarang serangga.  Cukup dgn kuas atau dengan penyedot debu mini utk membersihkannya. Untuk bagian sudut terutama bagian depan perlu diperhatikan pengkabelan yang mudah lepas akibat hentakan terutama pada bagian kabel untuk tombol saklar. Pada bagian belakang yang perlu dibersihkan adalah pada bagian ventilasi atau tempat fan. Karena disinilah debu semua mengumpul akibat hembusan angin yang dibawa oleh fan.

2.   CD-ROM dan CD-RW :
Gambar 2.2 CD-ROM dan CD-RW
CD-Rom atau CD-RW merupakan alat yang digunakan untuk membaca dan menulis data ke CD. Masalah yang sering mengganggu pada CD-Rom dan CD-RW terletak pada optik atau lensanya. Langkah yang digunakan untuk membersihkan optic atau lensa dari debu atau kotoran lain adalah dengan menggunakan CD cleaner. Langkah-langkah pembersihannya adalah sebagai berikut: Operasikan sistem komputer, -> Masukkan CD cleaner,-> CD cleaner akan berputar dan sikat atau sirip yang melekat pada disk atau piringan akan menyikat optic atau lensa pada CD-Rom atau CD-RW.

3.   Hard Disk :
Gambar 2.3 Hard Disk
Hard disk merupakan komponen yang penting, karena sistem operasi dan semua program beserta data-data tersimpan dalam harddisk. Untuk perawatan hard disk dari sisi hardware, perlu ditambahkan sebuah fan untuk mengurangi panas pada hard disk (kecepatan 7200 rpm ke atas). Selain itu perlu diperhatikan pengaturan kabel data agar sirkulasi udara dapat berjalan lancar. Untuk perawatan mll software,dgn menggunakan  scandisk, dan disk defragmenter. Selain tool tersebut juga terdapat tool yang digunakan untuk melakukan low-level format. Low level format digunakan untuk melakukan konfigurasi ulang pada hard disk meliputi pengaturan head, cylender, dan sector. Low level format untuk merk Seagete mengggunakan SGATFMT4, Quantum menggunkan zerrofill atau zdisk, maxtor dengan mud dan untuk western digital dengan wd_diag. Scandisk adalah tool yang digunakan untuk memeriksa struktur file sistem, tabel lokasi file (file allocation table), dan dapat untuk mengetahui ada tidaknya bad sector. Scandisk akan berjalan dengan otomatis setiap start jika komputer tidak dimatikan dengan benar atau terjadi kegagalan listrik. Disk defragmenter adalah tool yang digunakan untuk mengatur struktur atau tata letak file sehingga akan mengurangi fragmentasi sebuah space hard disk. Disk defragmenter perlu dilakukan secara berkala hal ini akan meningkatkan performa sistem dan ruang hard disk.

4.   VGA Card :
Gambar 2.4 VGA Card
VGA card ( display adapter) adalah komponen komputer yang difungsikan untuk mengolah grafik untuk ditampilkan ke dalam layar monitor. Masalah yang sering timbul dalam VGA card adalah panas yang berlebihan, sehingga untuk mengurangi panas yang berlebihan perlu diperhatikan heatsink dan fan nya. Untuk membersihkan fan dan heatsink cukup dengan kuas kecil karena fan pada VGA card juga kecil, sehingga harus disesuaikan dengan ukuran fan nya. Selain itu VGA card sering bermasalah pada fan yang berisik atau berbunyi dengan keras. Masalah ini bersumber pada fan yang tidak kencang atau putaran fan tidak stabil. Selain itu juga dapat disebabkan dudukan fan yang tidak kuat sehingga tidak dapat menopang fan dengan baik. Untuk mengatasi hal ini dapat dilakukan dengan membersihkan, dan mengencangkan posisi fan dengan tepat sesuai dengan posisinya.

5.   Memori RAM :
Gambar 2.5 Memori RAM
RAM adalah memory utama PC dan bertindak sebagai media penyimpan sementara pada sistem. Semakin besar kapasitas RAM maka akan semakin cepat dan stabil program tersebut dijalankan. RAM yg masih beredar : EDO RAM (banyak dijumpai pada komputer lama dan mulai jarang ditemukan), SDRAM, DDR SDRAM, dan RDRAM.  Antara jenis-jenis tersebut berbeda bentuk fisik dan slot pad motherboard nya. Gangguan pada RAM terletak pada konektor atau kaki-kakinya, dimana jika RAM sering dilepas dan tersentuh oleh tangan dapat menyebabkan korosi bahkan RAM dapat rusak akibat listrik statis. Untuk membersihkan RAM dari korosi akibat sentuhan tangan dapat dilakukan dengan menggunakan cairan pembersih atau cukup dengan karet penghapus dengan cara menggosokan pada kaki RAM. Selain itu juga perlu diperhatikan pemasangan pada slot RAM, perlu dipastikan RAM tertancap dengan sempurna karena jika tidak, maka selain RAM tidak terdeteksi oleh sistem juga dapat mengakibatkan kerusakan RAM.

6.   Power Supply :
Gambar 2.6 Power Supply
Power supply berfungsi mengubah arus AC menjadi arus DC untuk didistribusikan ke berbagai macam komponen pada komputer. Daya power supply berkisar 150 watt sampai 350 watt. Untuk daya 150 watt sudah jarang dijumpai karena hanya digunakan untuk komputer yang sederhana tanpa banyak komponen tambahan. Sedangkan jika dalam sebuah komputer yang memiliki beberapa banyak komponen misal : CD-ROM, CD-RW, dan menggunakan banyak hard disk direkomendasikan menggunakan power supply 300 watt atau lebih besar. Perawatan yang perlu dilakukan untuk merawat power supply adalah dengan memperhatikan kelancaran fan pada power supply. Karena fan inilah yang mampu mengurangi panas pada power supply. Selain itu perlu ditambahkan sebuah alat yang sering disebut stabilizer tegangan, karena dengan alat ini akan meringankan kerja dari power supply sehingga akan mengurangi panas yang dikeluarkan oleh power supply.

7.   CPU (Central Processing Unit) :
Gambar 2.7 CPU
Komponen ini merupakan otak dari komputer, kecepatan dan kecerdasan prosessor tergantung dari kecepatannya ( dalam satuan hz). Kecepatan prosesor sangat berkembang dengan cepat sampai saat ini sudah mencapai 3.04 GHZ, bahkan lebih. Pendingin prossessor terdiri dari heatsink dan fan pendingin. Prosessor merupakan komponen yang paling panas sehingga perlu dimonitor setiap saat. Untuk perawatan pada prosessor adalah dengan memperhatikan tata letak fan sehingga udara dapat berputar dengan lancar. Kemudian perlu dipilih fan prosessor dengan putaran yang tinggi ( minimal 5400 rpm) dan juga perlu dipilih heatsink dengan bahan penghantar panas yang baik, seperti tembaga dan aluminium. Jika sering melepas prosessor jangan lupa untuk selalu mengoleskan silicon grease agar penghantaran panas lebih lancar.

8.   Motherboard :
Gambar 2.8 Mother Board
Motherboard merupakan tempat dari semua komponen komputer terpasang. Motherboard digunakan untuk menghubungkan antara komponen satu dengan yang lain.  Fitur yang ditawarkan oleh motherboard sangat beragam mulai dari soundcard onboard, LAN onboard, VGA onboard dan masih banyak fitur yang lain. Semakin banyak fitur yang terdapat dalam motherboard maka semakin banyak panas yang dihasilkan oleh motherboard. Perawatan yang dilakukan pada motherboard adalah dengan cara memperlancar sirkulasi udara pada system supaya suhu stabil. Karena motherboard tempat tersambungnya berbagai komponen maka kabel-kabel yang tersambung perlu diikat dengan pengikat kabel, selain akan menambah rapi juga akan membuat sirkulasi udara menjadi lancar. Untuk gangguan dari debu dan sarang serangga cukup dibersihkan dengan kuas atau penyedot debu mini dengan menyesuaikan ukuran sikat pada sudut yang sempit, jangan sampai mengganggu komponen yang terpasang, seperti RAM dan prosessor.

9.   Expansion Card :
Gambar 2.9 Expansion Card
Expansion card merupakan komponen tambahan yang terpasang pada komputer. Expansion card dapat berbagai macam jenis dan fungsinya. Contoh : card LAN, soundcard, tv tunner, VGA card dan masih banyak lagi. Sedangkan menurut jenisnya terdiri dari PCI, ISA, dan AGP. Untuk perawatan expansion card, perlu diperhatikan kaki-kakinya dari pengaruh korosi akibat sentuhan tangan atau penyebab yang lain. Perawatannya cukup dengan cairan pembersih korosi atau dengan menggosok dengan karet penghapus. Selain itu perlu juga dipastikan expansion card terpasang dengan kuat dan sempurna.


Sumber 

Peralatan untuk membersihkan komponen PC

Assalamu'alaikum wr. wb
 
Ini merupakan tulisan dan artikel pertama saya dalam dunia blogger. Sesuatu hal baru yang patut untuk dicoba dan ditekuni. Siapa tau nantinya akan menjadi berkah bagi saya. Amin.

iya langsung saja sesuai judul diatas, apa saja sih peralatan untuk membersihkan / merawat komponen PC.

1.   Penyedot Debu Mini :

Gambar 1.1 Penyedot Debu Mini
Penyedot debu lebih mudah dan lebihbersih dari pada kuas. Pada ujung penyedot debu mini dilengkapi dengan sikatdengan ukuran yang beragam dimaksudkan untuk menyesuaikan luassempitnya sudut-sudut pada komponen. Alat ini sangat tepatdigunakan untuk membersihkan rangkaian di mainboard dan di sudut-sudutcasing komputer.

2.   Kain Kering Atau Tisu dan Cairan Pembersih :



Gambar 1.2 Kain Kering Atau Tisu Dan Cairan Pembersih
Kain kering atau tisu digunakan untuk membersihkan kotoran cair yang mungkin akibat softdrink, tinta atau air hujan yang masih segar atau belum mengering. Kotoran cair sangat berbahaya jika tidak segera dibersihkan karena jenis kotoran ini dapat menghantarkan arus sehingga dapat mengakibatkan hubungan pendek atau kerusakan fatal pada komponen PC. Sedangkan Cairan pembersih digunakan untuk membersihkan noda atau kotoran yang sudah mengering seperti percikan dari tinta printer.


3.   Kuas :



Gambar 1.3 Kuas
Kuas merupakan peralatan yang digunakan untuk membersihkan debu atau sarang serangga. Selain itu kuas juga digunakan untuk membersihkan debu-debu yang menutup pada fentilasi casing. Kuas dapat juga digunkan untuk membersihkan motherboard dan sirip heatsink pada prosessor.

4.   Disk Cleaner :
Gambar 1.4 Disk Cleaner
Disk cleaner digunakan untuk membersihkan head dari diskdrive dari pengaruh debu atau kotoran yang menempel pada head floopy drive. Disk cleaner terdiri dari cairan pembersih dan floopydisk yang piringannya diganti dengan kertas tisu.

5.   CD Cleaner :
Gambar 1.5 CD Cleaner
CD cleaner bekerja utk menggosok bagian yang berdebu atau kotor dengan cairan pembersih dengan memanfaatkan putaran. Beda CD cleaner dengan disk cleaner hanya terletak pada bentuknya yaitu pada cd cleaner menggunakan sikat kecil atau sirip yang dipasang pada disk.

6.   Obeng :
Gambar 1.6 Obeng
Obeng merupakan peralatan penting bagi para teknisi komputer, karena dengan alat inilah teknisi mampu membuka dan melepas komponen dalam PC.

7.   Tang :
Gambar 1.7 Tang
Jenis tang untuk keperluan teknisi dalam melakukan perawatan komponen PC adalah tang cucut dan tang kombinasi. Tang cucut banyak digunakan untuk memegang kepala skrup atau jumper yang kecil. Sedangkan untuk tang kombinasi digunakan untuk memotong kabel dan keperluan lainnya.


iya segitu dulu postingan saya, untuk cara perawatanya saya share minggu depan..
semoga bermanfaat bagi anda bro ..


Wasalamu'alaikum wr.wb.